Kamis, 11 April 2013

Top Broker


 
   

  Buat saya dalam setiap keadaan, situasi, posisi, dalam kehidupan , saya selalu menginginkan yang terbaik setiap langkah dalam kehidupan saya hanya ingin menjadi terbaik dan terbaik. Saya sadar bahwa untuk menjadi yang terbaik tidaklah mudah tapi juga tidaklah sulit apabila saya mau mengusahakan. Menjadi yang terbaik tidak boleh menunggu, menjadi yang terbaik tidak boleh setengah-setengah, menjadi yang terbaik tidak boleh sama dengan sekitar kita, menjadi terbaik tidak boleh lemah ,menjadi terbaik tidak boleh takut, menjadi terbaik tidak boleh mengeluh, menjadi terbaik tidak boleh menyerah, menjadi terbaik harus gila,menjadi terbaik harus unik, menjadi terbaik harus memimpin ,menjadi terbaik harus menjadi pioneer , menjadi terbaik harus cerdas membaca situasi, menjadi terbaik harus menjadi nomor satu, itulah kira-kira yang ada dalam fikiran saya dan hati saya untuk selalu menjadi yang terbaik. Dalam fikiran saya manusia ini adalah ciptaan Allah yang paling sempurna, dikarunia nafsu dan fikiran yang tidak diberikan kepada mahkluk lainnya, apabila nafsu dan fikiran itu bisa bersinergi maka setiap manusia akan menjadi hebat. Nafsu tanpa fikiran maka manusia hanya akan seperti hewan ,yang ada hanya apa yang didepan dia, hewan tidak berfikir bagaimana kehidupannya dimasa depan, hewan tidak mengenal malu, hewan hanya mengenal makan dan kawin untuk memperbanyak keturunan, hewan tidak punya tujuan hidup. Fikiran tanpa nafsu juga menyebabkan manusia akan tidak memiliki gairah, tidak memiliki keinginan, tidak memiliki ambisi , maka dari itulah karunia terbaik yang diberikan Allah berupa fikiran dan nafsu harus kita sinergikan sehingga menjadi kekuatan yang luar biasa bagi manusia. Saya sadar bahwa saya harus memiliki nafsu untuk menjadi nomor satu , menjadi yang terbaik dan menjadi yang terhebat, tetapi saya harus berfikir keras bagaimana hal itu bisa terwujud. Nafsu tidak boleh diraih dengan instan , tidak boleh menhalalkan segala cara tetapi harus melalui langkah yang telah kita fikirkan sebelumnya.



  

    Keputusan awal untuk berkarir dibidang marketing dengan tanpa gaji waktu itu adalah keputusan yang gila mungkin bagi banyak orang, meninggalkan pekerjaan dengan gaji lumayan tinggi dan beralih pada pekerjaan yang tidak banyak disukai orang dan tanpa gaji. Tapi saya yakin akan keputusan saya waktu itu, karena memang untuk menjadi yang paling hebat dan terbaik, kita harus memiliki fikiran dan keputusan yang dianggap banyak orang gila. Saya sadar dunia inipun dibangun dari kegilaan-kegilaan manusia masa lalu, kalau tidak ada manusia yang ingin terbang saat itu dan semua orang menganggap orang itu gila karena ingin terbang seperti burung , maka tidak ada pesawat terbang seperti saat ini. Kalau tidak ada manusia ditahun 1980 an yang berfikiran bagaiaman caranya orang bisa berkomunikasi dimana saja kapan saja dan kondisi apa saja, yang pada saat itupun dianggap orang-orang gila , maka tidak akan ada handpone saat ini. Semua dibangun dari ide yang dianggap gila, dianggap tidak masuk akal dan tidak logis pada jamannya, tapi justru dari ide gila, tidak masuk akal dan tidak logis itu ternyata dunia dibangun. Yang dianggap gila pada jamannya ternyata akan menjadi logis dimasa akan datang inilah sejarah dari semua peradapan manusia, jadi bila anda ingin menjadi yang terbaik dan nomor satu ide-ide anda harus dianggap gila oleh orang lain, tetapi ingat anda jangan gila beneran !!!





     Kecenderungan manusia akan selalu melihat orang lain ketika ada dipuncak tetapi mayoritas orang tidak melihat beberapa tahun sebelum orang tersebut berada dipuncak, setiap orang yang ada dipuncak pasti mengalami pergumulan keras yang ia harus lalui sebelum berada dipuncak. Seorang yang sukses menurut saya harus mempunyai dasar pondasi yang kuat untuk dapat mencapai puncak kesuksesan. Keinginan untuk selalu menjadi terbaik selalu saya jadikan karakter dalam hidup saya, saya tidak boleh menyerah oleh keadaan dan selalu mencari cara terbaik untuk menjadi yang terbaik. Seperti awal saya bergelut dalam bisnis ini , saya menginginkan sebagai top broker sebuah penghargaan yang diberikan bagi peraih pendapatan terbanyak disetiap bulannya. Satu hal yang harus saya akui jujur saat itu bahwa saya lemah dalam komunikasi dengan banyak orang, kehidupan keseriusan dan jurusan teknik yang saya ambil cenderung membentuk saya menjadi pendiam dan berbicara hanya bila diperlukan, satu kondisi yang jujur itu tidak mendukung saya dalam menjalankan fungsi saya sebagai marketing , dan kondisi itu saya harus merubahnya . Setiap selesai training dikantor sesampai tempat kos, saya selalu melatih diri saya untuk berbicara , saya melatih diri saya untuk dapat berbicara dengan lancar, saya mempraktekkan apa yang saya peroleh di trainning siang harinya dengan cara memprospek diri saya sendiri , saat itu yang saya lakukan adalah berbicara didepan kaca dimana yang prospek saya dan yang saya prospek adalah bayangan saya, tetapi sebelum melakukan itu saya sudah memastikan bahwa pintu kamar saya sudah terkunci, supaya tidak dilihat orang lain karena kalau sampai dilihat saya pasti dikira sudah gila karena berbicara dan senyum- senyum sendiri dikamar. Hal itu saya lakukan setiap malam selesai traning dan saya lakukan berulang-ulang setiap hari. Sehingga prospek saya begitu lancar, beralur, penuh penekanan dan meiliki intonasi yang pas. Kebiasaan prospek kepada diri sendiripun saya hentikan karena saya harus mencoba prospek kepada orang lain supaya kemampuan saya bisa terasah. Setiap kali ada roll play di kantor setiap sore saya selalu jadi orang pertama yang maju. Saya nggak perduli apakah presentasi saya salah atau jelek yang jelas saya hanya ingin melawan ketakutan saya saat berbicara didepan orang banyak. Saya begitu ingat kepala cabang saya dengan gaya logat mandarinya yang kental dia mengatakan "Practice make perfect ", sebuah kata yang mengilhami saya bahwa saya harus banyak berlatih, karena latihan akan membuat segalanya jadi mudah, terbiasa, dan yang paling pokok feeling saya akan lebih tajam dalam menilai calon nasabah.



     Sesuatu hal yang agak sulit ketika saya mulai bisnis ini dikota yang sama sekali tidak pernah saya tempati, tidak mengenal banyak orang yang saya rasa mempunyai banyak uang, bahkan hanya sekedar orang yang memberitahu orang lain yang memilik uang diatas 100 juta. Menurut saya data adalah nyawa ketika anda bergerak di bidang marketing, tanpa data ibarat makanan tanpa garam, tanpa data ibarat burung tidak bersayap. Ada satu semangat yang luar biasa menghadapi kondisi itu ketika saya tidak sengaja membaca satu buletin jumat selesai sholat jumat sebuah terjemahan ayat Alquran, dikatakan disitu " satu kebaikan yang kita kerjakan maka Allah akan membalasnya dengan 10 kali lipat kebaikan " , saya terus terfikir terjemahan ayat ini, saya mencoba memahami berarti kalau kalau saya melangkah satu langkah ke arah kebaikan sesungguhnya Allah sudah menambah  langkahkan saya 10 kali lipat. Subbehanallah, saya langsung tersadar bahwa kalau niatan kita baik dan langkah kita menuju kearah baik , maka Allah akan memberikan kepada kita 10 kali lipat hasil yang akan kita peroleh, pertanyaan saya waktu itu, kenapa saya harus menyerah  dengan keadaan karena saya punya kekuatan besar yang akan menolong setiap langkah kebaikan yang saya lakukan. Berangkat dari tingkat keyakinan kecil ini,saya meskipun dalam kondisi tidak memiliki kenalan dan data yang harus saya prospek tetap optimis yakin saya akan bisa, keisengan saya terenyata banyak juga membuahkan hasil buat perkembamgan pekerjaan yang saya geluti. Saya teringat sering membohongi pegawai-pegawai toko hanya untuk mendapatkan no telp yang punya toko, saya sering bilang kemereka kalau saya mau membeli jumlah barang dalam partai yang besar sehingga saya perlu berbicara langsung sama yang punya, dari situlah saya banyak mendapatkan data, bayangkan disurabaya ada ribuan toko dan itu pula data yang berhasil saya dapatkan. Untuk menambah jumlah data yang saya dapatkan hampir setiap minggu pagi saya berjalan-jalan dibeberapa perumahan mewah hanya sekedar mencari alamat rumah kemudian mencari no telp melalui buku telp yang sengaja saya beli dari telkom. Menyebar brosur dengan menyertakan kartu nama dalam amplop juga jadi alternatif tersendiri buat saya mencari data, kadang hari minggu saya datang ke tempat makan yang mahal hanya untuk mencari kenalan dan menacri no telp orang yang boleh saya prospek, kadang saya harus mengeluarkan biaya sedikit mahal dengan latihan driving golf, walaupun saat itu belum bisa apa-apa. Yang penting percaya diri dan harus berani bergaul dengan orang-orang kaya , toh kalau sudah di tempat golf mereka juga menyangka saya orang kaya , keakraban terbentuk saat posisi sama tinggi dan itu yang saya manfaatkan, untuk mendapatkan data orang-orang kelas atas maka saya harus menjadi orang atas ( walaupun sebenarnya hanya bergaya sebagai orang atas hehehe ). Referensi dari calon nasabah yang kita prospekpun adalah hal yang sangat penting dan akurasi datanya pasti sangat tinggi, karena gajah kumpul pasti dengan gajah, prinsipnya saya harus menjalin hubungan baik dengan siapapun maka data pasti tidak akan kekurangan. Yach hubungan baik adalah harta yang paling berharga dalam jenis pekerjaan apapun apalagi dibidang marketing seperti yang saya geluti.





   Kontakting adalah hal yang terpenting dari pekerjaan ini dan menentukan untuk bisa ketemu atau tidak dengan calon nasabah, pada awalnya sayapun dengan latar belakang teknik yang kaku agak kesulitan kalau harus bersikap sok manis dalam hal telp kepada calon nasabah, perasaan saya waktu itu seperti banci , sok manis terlalu banyak basa-basi , sok dekat dan kekanak-kanakan , seolah-olah biasa kita ini laki- laki kemudian disuruh berubah jadi banci itu yang saya rasakan, amat sangat tidak enak tapi itulah tanda-tanda perubahan lucu ,aneh dan tidak mengasikkan, tetapi dengan cara harus melewati perasaan seperti itulah kita akan menjadi hebat, jadi kalau anda mengalami perubahan yang aneh dan lucu menurut anda sendiri tapi secara logika menuju arah kebaikan maka ketahuilah anda pada saat itu sudah berubah. Pertama kali saya kontakting saya merasa gagal total dari 10 orang pertama waktu itu, tidak ada satupun yang mau, baru saja saya sebutkan nama dan keperluan saya mau menawarkan produk bisnis berjangka , mereka langsung menolak berbagai macam alasan yang terlontar dari mereka ,dari yang tidak ada waktu karena sibuk, tidak tertarik karena pemahaman mereka bahwa ini adalah saham, tidak mempunyai dana, tetapi mayoritas mereka mengatakan sibuk dan tidak ada waktu untuk bergelut dibisnis ini. Saya tidak putus asa sampai disini, ada salah seorang teman saya cewek yang saya dengar setiap kali telp, dia bisa bercanda dengan calon nasabah dan ujung-ujungnya terjadi appoinment untuk bertemu menjelaskan bisnis ini, saya begitu penasaran kenapa dia sebegitu mudah untuk mendapatkan janji dengan calon nasabah. Perasaan malu bertanya dan minimnya sosialisasi dengan teman-teman apalagi dengan teman cewek, membuat saya malas dan malu untuk bertanya, tetapi saya tidak kehabisan akal untuk mencuri ilmunya , yaitu saat dia sedang menelpon calon nasabah saya duduk disebelah bangku dia, sambil mendengarkan apa saja yang di ungkapkan dalam pembicaraan telpon dia. Ada hal menarik yang saya dapatkan dari setiap pembicaraan telp yang dia lakukan, dia seakan enjoy berbicara dan seolah-olah sudah kenal lama dan sahabat yang akrab. Pelajaran yang berharga buat saya cara bertelpon yang sangat beda dengan saya, yang dilakukan teman saya adalah dia begitu tenang dan rilek dalam menelepon walaupun baru pertama telpon ke orang tersebut saya mendengar terasa begitu akrab. Materi telpon yang dia ucapkan juga bukan langsung menawarkan tetapi dia menanyakan kesehatannya, liburannya, hobbynya , pekerjaannya hal yang tidak terfikirkan oleh saya sebelumnya , saya waktu itu telpon dan seolah menyamakan keadaaan orang yang saya telpon sama seperti keadaan saya , yang tidak suka basa-basi dan langsung ke tujuan awalnya. Pengetahuan ilmu hasil dari mencuri teman sayapun saya praktekkan ngan cara berlatih say telp ke teman-teman saya sendiri , karena saya takut kalau langsung praktek pasti saya akan kehilangan banyak data, saya melatih cara kontakting saya hingga saya merasa rilek dan membayangkan dan menganggap bahwa orang yang saya telpon adalah teman dekat saya , begitu membantu saya dalam menciptakan rilek saat saya menelepon. Ada hal lain yang saya pelajari dari teman saya itu yaitu bahwa saya tidak boleh keluar kata-kata yang sifatnya menawarkan karena kalau kita menawarkan kecenderungan yang butuh adalah saya dan nasabah kemungkinan besar akan menolaknya, artinya kebutuhan untuk ketemu adalah kebutuhan calon nasabah bukan kepentingan yang mendesak buat saya tapi justru nasabah yang harusnya butuh untuk ketemu dengan saya. Inti berikutnya yang saya dapatkan adalah bahwa dalam setiap telpon kepada calon nasabah adalah untuk ketemu dan bukan untuk menjelaskan produk yang saya tawarkan melalui pesawat telpon, karena akan sangat berbahaya terutama kita tidak tahu apakah nasabah paham, jelas dan kita tidak bisa melihat secara langsung mimik wajah nasabah, intinya telpon ke calon nasabah untuk ketemu. Dalam setiap menelepon teman saya selalu menentukan tempat dan waktu untuk menemui nasabah, hal ini yang sangat bertolak belakang dengn cara saya yaitu selalu saat telpon sebelumnya saya selalu tanya , kapan calon nasabah ada waktu, dan yang saya dapat jawabannya adalah selalu sibuk dan tidak memiliki waktu. Ada satu keanehan dalam setiap teman saya menentukan waktu untuk ketemu dia tidak seperti kebanyakan teman saya lain , dia selalu menyebutkan waktu yang ganjil dalam setiap telponnya misalnya ketemu jam 10.15 pagi ,12.45 siang yang jelas beda dengan saya yang selalu menyebutkan angka genap, misal jam 10.00, 12.00 dan lainya yang genap pastinya, belakangan baru saya tahu bahwa dengan menyebutkan waktu yang ganjil akan menimbulkan persepsi yang mendalam kepada calon nasabah, yaitu dengan ganjil nasabah akan mudah mengingatnya, dan dengan ganjil nasabah  akan merasa bahwa waktu yang saya milik begitu berarti karena saya menghitung dengan hitungan menit jadi tingkat mengingat nasabah akan semakin tajam bahwa calon nasabah ada janjian dengan orang yang sangat sibuk karena waktunya begitu dihitung permenit, sehingga kecenderungan nasabah akan menghargai waktu untuk ketemu dengan saya dan konsentrasi yang tinggi dalam hal presentasi saya. Itulah beberapa pelajaran yang saya dapat dari teman saya seangkatan waktu itu yang sangat membantu saya untuk membuat bagaimana cara bertelpon yang produktif.




    Dalam mewujudkan suatu tujuan menjadi seorang top broker bukanlah hal mudah, kalu kita ingin hebat kita harus menjadi orang yang unik berbeda dan selalu menjadi yang pertama, hal ini yang mengilhami saya, dalam segala hal baik data, telpon,maupun prospek, saya harus memiliki hal unik dan berbeda dan saya harus memiliki kelebihan dibandingkan orang lain. Untuk mendapatkan hal seperti itu yang perlu saya lakuakan adalah memetakan orang yang akan kita prospek , untuk mengetahui sebenarnya apa saja yang dibutuhkan oleh para nasabah agar dia mau bergabung di bisnis perdagangan berjangka ini. Sebagai seorang lulusan teknik yang tidak terlalu sulit untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh nasabah supaya dia bergabung, saya melakukan survey memang sample yang saya gunakan hanyalah teman-teman saya sendiri dikantor tetapi setidaknya mereka pasti mewakili keinginan calon nasabah di luar sana, ada beberapa pertanyaan yang saya ajukan dalam survey saya yang pertama adalah "Apa yang calon nasabah pertimbangkan ketika dia memiliki uang dan akan memulai suatu usaha bisnis ? ", dari pertanyaan pertama saya ingat waktu itu hampir 67 % mengatakan adalah keuntungannya, 20 % keamanannya , 8% kenyamanannya, serta 5% adalah resiko,keberanian,dan faktor lainnya. Tetapi saya bisa ambil kesimpulan waktu itu bahwa ada tiga faktor utama yang paling banyak orang fikirkan ketika dia memulai bisnis yaitu keuntungan, keamanan, serta kenyamanannya , saya berfikir seandainya dalam prospek saya bisa memberikan ketiganya kepada calon nasabah pasti saya akan clossing, dari sini saya terus mengkaji bagaimana cara prospek saya yang bisa mencakup ketiganya sehingga nilai prospek saya akan semakin tinggi intensitas clossingnya. Pertanyaan kedua yang saya tanyakan dalam survey saya adalah " Pertimbangan apa yang pertama kali dilihat nasabah dalam menentukan orang yang akan dia pilih ketika calon nasabah memutuskan untuk clossing kapada seorang marketing ?" , jawabannya  adalah 45% orang melihat penampilannya menarik atau tidak, 30 % kepandaiannya , 20 persen tingkat kesupelannya, dan 5%  lainya dalah dia cantik , ganteng atau tidak. Jawaban hasil survey ini sedikit membuka mata saya , saat itu modal yang saya miliki hanyalah kepandaian kalau boleh jujur, ganteng ndak penampilan kurang meyakinkan, dan tingkat kesupelan parah, akan tetapi saya sadari kalau saya ingin sukses maka saya merubah semuanya , biarpun saya susah untuk memenuhi kegantengan tapi saya harus merubah penampilan semua harus terlihat rapi dan enak untuk dipandang karena persentase ini pemilihnya lumayan besar saya berusaha terlihat rapi rambut saya sisir rapi dengan minyak yang kelihatan basah tapi tidak mudah rusak, sepatu saya semir mengkilap, serta baju dengan setrikaan yang rapi, sehingga kelihatan saya adalah profesional yang rapi dan enak untuk dilihat, sebenarnya saya agak terasa risih dengan penampilan saya yang baru karena lulusan teknik biasa acak-acakan dan tidak teratur semua itu harus saya kalahkan demi tujuan yang lebih besar, pertama terasa aneh dan tidak nyaman tapi lama kelamaan jadi biasa dan terasa lebih menghargai diri sendiri. Faktor kesupelan juga jadi kendala tersediri buat saya, biasa bekerja dengan mesin harus berubah dengan manusia suatu sikap yang harus berubah seperti langit ke bumi, tetatpi selama saya nikmati perubahan itu ternyata cukup menyenangkan, awalnya saya mulai dengan lebih mengenal teman-teman saya, senyum adalah andalan saya untuk mendekati semua orang, saya hampir tidak perduli bahwa saya kecil, jelek dan lumayan agak kaku dalam komunikasi, semua saya hilangkan kalau saya bisa berkomunikasi dengan semua teman satu kantor dengan baik secara tidak langsung saya sudah belajar berkomunikasi dengan orang diluar sana dengan baik, tak lupa kegemaran saya membaca buku membantu saya banyak belajar bagaimana belajar berkomunikasi dan mempengaruhi teman, suatu pengalaman yang saya rasakan luar biasa seperti jadi manusia yang lahir kembali.


    Pertanyaan saya selanjutnya adalah " Apa alasan utama calon nasabah menyatakan bergabung dalam bisbis ini setelah mendapatkan presentasi produk yang ditawarkani ?" , jawaban yang saya dapat adalah , 65 % adalah karena konsep transaksi yang jelas dan persentase keuntungan yang tinggi, 30 % mempunyai wawasan fundamental yang bagus dalam menentukan transaksi, 5 % alasan lainnya. Dari hasil ini yang cukup saya rasakan menantang diri saya bagaimana saya harus memiliki konsep transaksi yang jelas serta persentase keuntungan yang tinggi. Dalam mendapatkan satu konsep yang diharapkan yaitu konsep yang akurasinya tinggi dan berbeda serta belum ada sebelumnya perjuangan saya cukup berat. Saya mempelajari semua analisa transaksi yang ada di metastock hampir 115 berbagai analisa yang saya kuasai dan saya yakin banyak orang yang mengerti semua konsep transaksi di metastock ini sehingga tidak memenuhi unsur unik, belum ada sebelumnya. Hampir setiap malam setelah selesai prospek saya mempelajari kebiasaan-kebiasaan pasar yang saya dapatkan dari chart harian yang saya pinjam dari dealing. saya amati chart setiap harian dari tahun 2000 sampai tahun 2002 . Dan saya amati pergerakan harian sampai saya menemukan suatu konsep yang saya namakan " Teori SMA ( Simple Moving Average )" memang dasar yang saya pakai adalah Moving average dan saya kolaborasi dengan suatu konsep matriks yang saya kuasai ketika saya mendapatkan mata kuliah metode elemen hingga di kampus , sehingga dalam menentukan apakah nasabah mau melakukan buy atau sell tinggal melihat kotak yang sesuai dengan kondisi pasar yang sesuai setiap harinya. Hampir dua bulan sama temukan ini dan setiap hari saya pelajari mulai jam 10 malam sampai sekitar jam 02.00 pagi saya baru tidur dan itu saya lakukan setiap hari demi menemukan satu konsep yang diinginkan oleh nasabah. Konsep ini begitu mudah dipahami dan tidak rumit bagi orang awam. Satu hal yang belum saya uji adalah tingkat akurasi, terus terang untuk pasar yang sudah lalu dimana saya pelajari dari chart harian, kosep ini rata-rata tingkat keakurasiaanya adalah 98% karena dari 22 hari kerja setiap bulannya kadang ada satu hari yang salah dan sering sekali setiap bulan tidak ada yang salah bahkan untuk satu tahun kesalahannya hanya sekitar 5 hari saja. Akan tetapi saya sadar saya harus mengujinya dengan market berjalan dalam artian saya harus simulasi secara langsung setiap hari. Tak jarang dalam menguji tingkat akurasi teori ini saya melibatkan nasabah yang saya miliki dan selalu saya minta pendapat nasabah dengan pola transaksi yang saya ciptakan, saya sadar bahwa teori ini harus banyak dapat pengakuan dan melalui berbagai kondisi pasar. Hingga 3 bulan berikutnya saya memiliki keyakinan yang tinggi bahwa teori ini punya keakuratan yang tinggi.



     Ada banyak keuntungan dengan teori transaksi yang saya ciptakan ini dan begitu banyak pengaruhnya dalam saya menawarkan transaksi dibisnis ini. Pertama saya merasa lebih percaya diri bahwa saya memiliki sesuatu yang berbeda yang saya banggakan dibandingkan dengan marketing lain, hal ini menjadi nilai lebih buat saya ketika saya menawarkan transaksi dalam perdagangan berjangka ini. Ke dua saya memiliki keyakinan yang tinggi bahwa saya bisa memberi solusi transaksi yang baik yang orang butuhkan untuk bertransaksi di bisnis ini. Dalam menawarkan kepada calon klien, saya harus berani menantang kepada calon klien saya dan powerfull promise akan akurasi tingkat kesuksesan transaksi dibisnis ini , karena pada dasarnya calon klien lebih suka untuk ditantang, dan itu yang saya lakukan ( tapi ingat buatan manusia tidak ada yang sempurna bagaimanapun jangan terlalu memastikan apalagi mendahului kehendak Allah, saya pernah jatuh dan dihukum Allah karena ini yang akan saya ceritakan dalam bab saya selanjutnya). Memang agak sedikit repot dalam melakukan penawaran pembuktian akurasi transaksi ini setiap saya ketemu dengan calon nasabah saya harus membawa setumpuk chart harian yang saya pinjam dari operasional. Saya selalu ingin nasabah yakin akan dirinya sendiri dalam transaksi bukan karena ocehan saya, tantangan untuk membuktikan 10 kali simulasi transaksi dengan tanggal, bulan dan tahun yang nasabah sendiri yang menentukan sehingga apa yang saya tawarkan bukanlah rekayasa yang saya buat. Tapi saya yakin bahwa clossing power itu terletak pada nasabah ketika nasabah yakin akan dirinya sendiri bahwa dia mampu dengan mudah mendapatkan keuntungan dengan cara yang mudah maka akan membuat mereka langsung memutuskan " iya saya gabung saat itu". Intinya supaya saya punya clossing power yang tinggi maka saya harus menantang nasabah untuk membuktikan dan saya harus ada konsep yang nasabah bisa membuktikan bahwa nasabah mampu dan mudah serta menghasilkan keuntungan dalam transaksi pasti nasabah kan bergabung dan cara konsep transaksi ini yang biasa disebut cara teknikal analisis. 


    Membuat kepercayaan tinggi kepada nasabah untuk memutuskan " ya saya gabung sekarang " kadang buat orang-orang tertentu tidak cukup hanya sekedar teknikal analisis saja, saya harus memiliki wawasan yang luas mengenai berita-berita yang mendukung iklim investasi sehingga nasabah yakin bahwa situasinya saat itu adalah situasi terbaik untuk bergabung. Setiap pagi saya harus datang lebih awal dari yang lain karena saya harus mencari berita apa hari ini yang bisa saya gunakan untuk membuat nasabah mau bergabung hari itu juga. Jam 07.00 pagi setiap hari saya datang hanya sekedar untuk mendapatkan berita yang penting dari situs bloomberg di kantor, ada teman saya biasa yang begitu rajin mencari berita dan dari situlah saya dengan teman saya mencari berita yang saya perlukan setiap harinya. Dua senjata inilah yang saya gunakan untuk setiap saat ketika pergi ketempat nasabah. Dua senjata andalan saya inilah yang membuat saya dalam setiap minggunya rata-rata saya bisa klosingkan nasabah 4  sampai 5 nasabah baru yang saya dapatkan. Bahkan pernah satu bulan saya bisa mendapatkan 22 nasabah baru, satu kondisi yang semua orang belum tentu bisa mendapatkan kenapa demikian karena saya ada sesuatu yang saya miliki yang saya namakan nilai tambah dibandingkan orang lain. Saya berusaha membuat bahwa calon nasabah akan merasa bodoh kalau tidak bergabung untuk bertransaksi saat itu dan merasa bodoh kalau bergabungnya tidak dengan saya. Jadi kalau anda ingin menjadi hebat menjadi top broker selamanya maka buatlah calon nasabah anda merasa bodoh kalau tidak bergabung saat ketemu dengan anda dan buat merasa bodoh kalau calon nasabah tidak bergabung dengan anda. Yang paling penting sekarang adalah bagaimana anda mempunyai cara yang tepat setiap saat supaya calon nasabah yang anda temui selalu merasa bodoh. Selamat mencari !!!





Selasa, 26 Maret 2013

Faktor " X " Yang Menentukan





 Dilahirkan pada sebuah keluarga yang religius sangat mempengaruhi saya dalam cara pandang menghadapi kehidupan ini. Lingkungan pesantren ikut mewarnai perjalanan kehiduapan ketika saya masih kanak-kanak. Pengenalan sang maha pencipta dalam masa kecil saya begitu besar pengaruhnya terhadap perkembangan hidup saya. Pelajaran bagaimana Allah adalah zat yang maha mengetahui , maha melihat dan maha kuasa atas apa yang terjadi dalam kehidupan manusia sehingga apapun dalam kondisi apapun dan dalam waktu kapanpun Allah maha melihat mengetahui dan maha kuasa atas apapun yang terjadi. Satu cerita menarik ketika ustadz saya pernah bercerita tentang seorang kyai dengan 4 orang muridnya ceritanya begini. Pak kyai memberikan 4 orang muridnya masing- masing seekor burung dan sebilah pisau kemudian Pak kyai memerintahkan murid-muridnya tersebut untuk menyembelih burung tersebut dengan syarat tidak boleh diketahui oleh siapapun, setelah semua muridnya memahami maka masing- masing muridnya berlari mencari tempat yang tidak diketahui oleh siapapun dan menyembelihnya. Setelah 1 jam kemudian datanglah 3 orang murid ke kyainya dan berkata "kami sudah menyembelih burung yang diberikan kepada kami" . Kemudian Pak Kyai tanya satu persatu " kamu sembelih dimana " jawab salah satu muridnya " saya sembelih burung itu di dalam goa Pak Kyai jadi tidak ada seorangpun yang melihatnya " kemudian dua orang yang lain menjawab dengan hal yang sama meskipun tempatnya berbeda tetapi intinya mereka yakin tak ada seorangpun yang melihatnya. Setelah menyadari satu orang muridnya yang belum kembali lalu Pak Kyai dan ketiga muridnya menunggu hingga larut kepulangan satu muridnya hingga menjelang tengah malam baru satu murid yang ditunggu datang dengan membawa pisau dan burung yang masih hidup. Lantas Pak Kyaipun bertanya kepada muridnya " kenapa kamu baru pulang larut malam  dan membawa burung itu dalam keadaan hidup " lalu sang murid menjawab " maafkan saya Pak Kyai perintah untuk menyembelih burung ini tidak bisa saya lakukan karena dimanapun tempatnya saya mau menyembelihnya Allah tetap saja melihatnya saya tak bisa menghindar dari kuasa Allah Pak kyai " . Pelajaran ini memberikan saya teladan bahwa potensi apapun yang kita miliki sekuat apapun kita berusaha dan sehebat apapun kita, bahwa dalam keberhasilan hidup kita ada campur tangan Allah yang menyebabkan apapun yang kita inginkan bisa kita raih. Selalu mengucapkan dan selalu melakukan tindakan syukur selalu melandasi setiap langkah dalam hidup saya.

          Saya sangat menyadari semua yang saya alami selama saya berkarir di marketing dalam bisnis perdagangan berjangka ini besar sekali campur  tangan Allah yang saya rasakan. Banyak kejadian diluar nalar  yang saya alami dan saya dapatkan karena kemurahan dariNya , saya telah diberikan seorang istri yang tulus mendampingi hidup saya , rasanya tidak masuk akal seorang wanita mau saya nikahi padahal saya tidak memiliki apapun dan malah memiliki hutang 500 jt , satu hal yang langka bisa didapatkan di jaman sekarang ini. Rumah yang saya dapatkan dalam kurun waktu 6 bulan seharga 370 juta dan Rumah baru saya seharga 3,3 milyar dalam kurun waktu 15 bulan , tanggungan hutang 500 juta , serta biaya naik haji dan umrah untuk seluruh keluaga saya yang saya dapatkan hanya dalam waktu yang singkat adalah satu mukjijat lain yang saya rasakan. Sesuatu hal yang saya rasakan begitu besar campur tangan Allah dalam kehidupan saya dan sudah menjadi kewajiabn buat saya untuk selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah dalam kehidupan ini. 


    Dalam perjanan kehidupan saya berkaitan dengan sang maha pencipta kembali saya mendapatkan masukan yang luar biasa yang terus terang sangat mempengaruhi kehidupan saya. Atasan saya Pak Iriawan Widadi memberikan cerita yang sangat- sangat mempengaruhi cara pandang dan langkah kehidupan saya yaitu ketika beliau bercerita mengenai kisah antara nabi Musa  yang diperintahkan oleh Allah untuk belajar kepada nabi Khidir . Sebenarnya cerita ini saya sudah baca saat waktu kanak- kanak tapi saya jauh lebih mengerti makna yang terkandung didalamnya bagaimana seharusnya saya menjalani kehidupan ini dalam kaitan dan hubungannya dengan Allah SWT. Ceritanya kurang lebih begini : Pada suaru ketika Nabi Musa diperintahkan oleh Allah untuk belajar kepada Nabi Khidir setelah mendapatkan perintah Allah SWT Nabi musapun terheran-heran dalam hatinya dia mengatakan " Apa maksud Allah menyuruh saya untuk belajar kepada Nabi Khidir , bukankah saya (Musa) adalah pimpinan dari bani Israil, kaum yang oleh Allah diberikan kecerdasan yang lebih dari pada kaum- kaum yang lain, lantas kenapa saya malah disuruh belajar kepada Nabi Khidir ". Ditengah rasa penasaran itulah Allah mengatakan " Hai Musa kamu bisa menemui Nabi khidir di sebuah tempat dimana disitu ada batu yang memancarkan air dari batu itu " . Nabi Musapun berangkat ditemani Nabi Yakup untuk mencari dimana tempat Nabi Khidir berada . Dalam perjanannya mereka membawa ikan yang sudah mati dan ditempatkan pada sebuah tempat yang terbuat dari bambu dan diikatkan di pinggang Nabi Yakup. Pada suatu ketika saatnya waktu sholat maka merekapun mencari tempat untuk sholat dan berwudlu , pada saat mereka mengambil air wudlu tiba- tba dari sebuah batu memancarkan air dan mengenai ikan di pinggang Nabi yakup kemudian ikan tersebut hidup dan loncat dari tempatnya sehingga lepas ke sungai. Setelah selesai Shloat merekapun melanjutkan perjalanan, ditengah perjalanan Nabi Musa merasa lapar dan meminta Nabi Yakup untuk membakar ikan yang dibawa tadi, akan tetapi Nabi Yakup bercerita  bahawa ikan yang dibawa dari rumah sudah hilang loncat ke sungai saat ada batu yang memancarkan air. Kemudian Nabi Musapun teringat bahwa distitulah tempat Nabi Khidir, akhirnya merekapun kembali ketempat mereka sholat tadi dan menemui Nabi Khidir di tempat tadi. Setelah bertemu dengan Nabi Khidir Nabi Musapun menyampaikan maksudnya bahwa dia diperintahkan oleh Allah untuk belajar kepada Nabi Khidir, walaupun dalam hati bertanya apa maksud diperintahkan untuk belajar pada Nabi Khidir. Kemudian Nabi Khidirpun menyanggupi " Kamu boleh belajar sama saya tapi dengan satu syarat apapun yang saya ajarkan nanti, kamu tidak boleh bertanya apapun tentang apa yang saya ajarkan " kemudian Nabi Musa menjawab " baik Nabi Khidir ". Kemudian mereka berjalan di sebuah pantai dan tiba-tiba dengan pedangnya Nabi Khidir melubangi hampir keseluruhan sebuah kapal yang akan berlayar yang sudah terisi penumpang. Melihat hal tersebut Nabi Musapun melanggar janjinya untuk tidak bertanya" Ya Nabi Khidir , kenpa kamu lubangi kapal itu bukankah kapal itu sudah mau berlayar kalau kamu lubangi kapal itu maka kapal itu tidak akan bisa berlayar " . Kemudian dengan nada tinggi Nabi Khidir menjawab " Bukankah sudah saya bilang jangan pernah bertanya apapun yang saya ajarkan ", kemudian Nabi Musapun terdiam . Kejadian ini menggambarkan bahwa setiap manusia didunia ini lebih mengandalkan logika berfikir dalam menjalani kehidupannya, banyak orang yang memaknai keberhasilan yang selama ini diraih adalah hasil kerja keras dan buah fikiran dia . Seperti Nabi Musa saat kejadian ini hanya mengandalkan logika dalam menyikapi kehidupan ini. 



        Kemudian merekapun melanjutkan perjalanan dan ditengah jalan merekapun bertemu dengan seorang anak berumur 12 tahun, kemudian dengan pedangnya Nabi Khidir menusukkan pedang tersebut tepat ke jantung anak tersebut hingga meninggal. Dalam kebingungannya Nabi Musa kembali melanggar janjinya untuk tidak bertanya " Wahai Nabi Khidir kenapa kamu bunuh anak kecil ini, kalau kamu membunuhnya maka kamu akan mendapatkan hukuman yang sama seperti apa yang kamu lakukan sekarang ini " , kembali Nabi Khidir bilang ke pada nabi Musa " Hai Musa bukankah aku melarang kamu untuk bertanya " nabi musapun terdiam. Dalam pelajaran ini Nabi Musa dengan kepandaian otaknya menyikapi kehidupan ini hanya dari sisi hukumya . Begitupun kehidupan dinegara kita ini hukum dimana- mana sudah diperjual belikan, hukum bukan lagi hal yang ditakuti oleh orang- orang berduit, buat mereka yang berduit hukum dunia gampang untuk dibeli.

Perjalanan selanjutnya mereka menuju sebuah kerajaan dan menemukan sebuah tembok sebuah benteng kerajaan yang terlihat miring dan mau roboh. Kemudian dengan cepat Nabi Khidir memperbaiki tembok tersebut hingga selesai dan berdiri kokoh kembali. Setelah selesai Nabi Khidir mengajak nabi Musa kembali ketempat semula mereka ketemu. Dengan keheranannya Nabi Musa bertanya  " Wahai Nabi Khidir bukankah barusan kita sudah memperbaiki tembok kerajaan ini , mari kita singgah menemui sang raja untuk meminta imbalan atas apa yang kita sudah lakukan". Kemudian sekali lagi Nabi Khidir mengingatkan untuk tidak kembali bertanya dan mengajak pulang ke tempat Nabi Khidir . Sekali lagi Nabi Musa berfikir dengan logikanya tentang prinsip ekonomi dalam menolong orang , yaitu kalau kita melakukan sesuatu harus ada imbalanya . Kehidupan manusia saat ini setiap apa yang kita lakuakan selalu kita meminta balasan, kita tidak benar- benar ikhlas dalam menjalankannya.


    Sesampainya di tempat tinggal Nabi Khidir merekapun berbincang-bincang tentang apa-apa yang sudah diajarkan oleh Nabi Khidir. Nabi Khidir adalah Nabi yang oleh Allah diberi mukjizat yang bisa melihat masa depan. Kemudian Nabi Khidir bertanya kepada nabi Musa " Wahai Musa taukah kamu kenapa saya lubangi kapal yang mau berlayar tadi, perlu kamu ketahui saya lubangi kapal tersebut supaya kapal tersebut tidak jadi berangkat berlayar karena ditengah lautan sana sudah ditunggu para bajak laut yang akan merampas harta benda mereka dan membunuh semua yang ada dikapal, makanya aku lubangi kapal tadi " , Nabi Musapun baru mengerti apa maksud kenapa nabi Khidir melubangi kapal tersebut. Kemudian Nabi Khidir kembali berkata " Tahukah kamu Musa kenapa anak umur 12 tahun tadi saya bunuh , karena ketika kelak dia besar, dia akan jadi orang yang murtads dan jadi seorang perampok , pembunuh dan pemerkosa yang akan meresahkan masyarakat, makanya sebelum anak itu murtads dan jadi pengacau masyarakat maka aku bunuh anak tersebut", sekali lagi Nabi Musa baru mengerti apa maksud dibunuhnya anak tersebut. Kemudian Nabi Khidir melanjutkan penjelasannya" tahukah kamu Musa kenapa aku melarang kamu untuk meminta imbalan kepada raja , karena dibalik tembok benteng tadi ada rumah-rumah penampungan anak yatim yang jikalau tembok itu roboh maka akan menimpa perumahan anak yatim tersebut " , kembali Nabi Musa mengerti kenapa tidak boleh meminta imbalan kepada raja .



     Dari cerita ini bahwa dalam menyikapi kehidupan ini saya  bisa belajar bahwa manusia harus selalu belajar dan belajar untuk lebih baik, Nabi Musa yang dikaruniai kecerdasan yang tinggi oleh Allah disuruh belajar kepada Nabi Khidir, hal ini dimaksudkan oleh Allah bahwa nabi musa adalah manusia biasa yang meskipun dikarunia otak yang cerdas tetapi juga harus belajar kepada orang lain. Lantas kenapa saya , anda  yang  pasti tidak secerdas dan sepandai Nabi Musa malas untuk belajar atau bahkan tidak mau untuk belajar supaya lebih baik, apa saya ,anda semua ini dibandingkan Nabi Musa . Dari sini saya amat begitu sadar bahwa saya harus selalu belajar dan belajar untuk lebih baik kepada siapapun baik orang yang lebih tua maupun yang lebih muda dari saya. Dalam menyikapi kehidupan ini kebanyakan orang hanya menggunakan 3 hal dalam menjalani kehidupannya dan menyikapi hasilnya dengan 3 hal pula , yaitu yang pertama orang menyikapi dan menjalankan kehidupan ini hanya memakai logika berfikir, seperti Nabi Musa menyikapi ketika  Nabi Khidir melubangi kapal sehingga kecenderungan menyalahkan apa yang dilakukan oleh Nabi Khidir, karena Nabi Musa hanya melihat keadaan saat itu. Dalam kehidupan ini banyak orang yang memakai hanya logika dalam melakukan segala hal, kadang kita sudah seolah-olah tahu hasil apa yang akan kita dapatkan dari pekerjaan itu walaupun sebenarnya pekerjaan itu belum kita lakukan , kita seperti menjadi Tuhan sehingga banyak orang yang tidak banyak berbuat dalam hidupnya karena sebelum berbuat dia sudah menghakimi hasil apa yang akan dia peroleh. Yang kedua orang dalam hidupnya memakai landasan hukum dalam menyikapi kehidupannya . Banyak orang yang menghakimi segala sesuatu yang terjadi hanya atas kejadian saat itu tanpa melihat jauh ke depan. Banyak kejadian kekacauan ataupun tindakan yang tidak layak karena orang merasa dirinya paling benar menurut pemahaman hukum orang tersebut. Orang merasa bahwa Allah tidak adil kenapa di lahirkan dalam keadaan miskin, kenapa dilahirkan cacat kenapa dilahirkan jadi laki-laki dan masih banyak ketidak puasan akan hukum Allah yang sudah ditetapkan kepada masing-masing orang tersebut. Yang ketiga adalah kecenderungan manusia hanya menggunakan hukum ekonomi apa yang dia  kerjakan harus mendapat imbalan, kecenderungan orang tidak benar benar ihklas dalam menjalankan kehidupan ini dan ihklas untuk saling berbagi satu sama lain demi kebaikan semua tetapi memperhitungkan apa yang dilakukan harus mendapat imbalan yang sesuai atau kalaupun perlu mendapatkan lebih dari apa yang dia lakukan. Contoh nyata banyak orang malas bekerja tetapi ingin mendapatkan penghasilan yang besar. Banyak orang hanya menggunakan motif dasar ketiganya yaitu motif  logika , hukum dan ekonomi dalam menjalankan kehidupan ini , setiap orang lupa bahawa ada faktor lain yang sangat menentukan dalam kehidupan setiap orang dan dari cerita Nabi Khidir dan Nabi Musa  itu saya diwajibkan untuk selalu berfikiran positif terhadap ketentuan Allah kedepan, tidak boleh menyikapi segala sesuatu yeng terjadi pada saat itu saja tetapi ada maksud Allah yang lebih baik dihari depan jika saya berfikiran positif dan melakukannya dengan hal- hal yang positif. Dari cerita ini juga saya diajarkan untuk selalu ihklas dalam menjalankan kehidupan ini karena maksud Allah jauh lebih baik kedepannya, saya tidak boleh berputus asa dalam melakukan segala hal. Saya tidak boleh menghakimi sesuatu itu benar atau salah, jahat atau tidak karena hak untuk menghakimi atas segala sesuatu adalah hak Allah. Seperti ketika Nabi Khidir bertanya kepada Nabi Musa " Wahai Musa , saat ibu kamu menghanyutkan kamu di sungai nil ketika saat kamu bayi , menurut kamu jahatkah ibu kamu saat itu? " kemudian Nabi Musa menjawab " ya , pasti saya berfikir ibu aku jahat saat itu karena membuangku di sungai Nil, tetapi saat ini saya menyadari bahwa tindakan ibuku saat itu tidak jahat karena kalau tidak di buang ke sungai Nil mungkin saat ini aku sudah mati dibunuh tentara Firaun. Dari sini saya belajar saya tidak boleh berputus asa apapun yang terjadi dan bagaimanapun keadaan saya, karena saya tidak akan pernah tahu apa maksud Allah dari segala sesuatu yang saya alami selama ini. Setiap kejadian yang saya alami , baik saat berhutang 500 juta , saat saya harus mewujudkan apa yang ingin saya capai dalam kehidupan ini, saya hanya  ihklas menjalankannya, saya hanya niatkan semua itu sebagai ibadah, seberat apapun dan sebesar apapun persoalan hidup yang saya alami, saya hanya menyandarkan kepada zat yang maha kuasa karena saya begitu yakin bila saya ihklas menjalankanya serta terus berprasangka baik kepada ketetapan Allah kedepan serta menjalankanya sebagai ibadah pertolongan Allah pasti akan datang. Semua yang saya alami dan semua yang terjadi dan apa-apa yang dititipkan kepada saya saat ini, saya begitu menyadari bahwa semata- mata bukan hanya karena usaha keras saya , teman teman saya saja tetapi begitu besar campur tangan Allah SWT. Faktor " X " yang sangat menentukan tetapi mudah dilupakan semua orang karena kesombongan dan kecongkakan bahwa semua adalah hasil dari kerja keras pribadi bukan atas rahmat  sang faktor "X" , sang penentu Allah SWT.

Rumahku Perencanaan Fikiranku

    

    Kenangan masa kecil saya masih begitu melekat pada diri saya sampai hari ini, terutama kejadian dimana untuk pertama kali saya diperkenalkan oleh ayah saya bagaimana kita harus mengelola keuangan dalam mencapai tujuan yang kita inginkan. Pelajaran yang sangat berharga waktu itu adalah ketika suatu pagi ayah saya berkata kepada saya " Nak uang 3.000 rupiah ini adalah uang saku kamu untuk satu bulan ", saat itu sebagai anak kecil menerima uang yang lumayan besar, karena rata-rata uang saku teman- teman saya hanya 50 rupiah setiap hari, saya merasa bahagia, saya bahkan lupa kalau ayah saya saat itu mengatakan bahwa uang saku itu untuk satu bulan. Sebagai anak kecil yang belum tau bagaimana mengatur keuangan sayapun menggunakan uang sebanyak itu dengan tanpa perhitungan, saya gunakan uang itu untuk mentraktir teman- teman saya sehingga uang 3.000 rupiah itu habis dalam kurun waktu 5 hari saja, tetapi saat itu dalam fikiran saya nanti minta ayah saya lagi pasti akan diberi kembali. Perkiraan yang konyol itupun ternyata lain dari kenyataan, sayapun dapat marah dari ayah dan beliau berkata kepada saya " ayah bilang uang itu untuk satu bulan bukan lima hari, jadi sampai nanti awal bulan kamu tidak ada uang saku lagi ", satu kalimat yang terucap yang tidak adil waktu itu menurut saya dalam benak saya kalu memang tidak ada uang saku lagi kenapa diberi uang banyak, fikiran anak- anak yang masih polos. Sebagai anak yang cukup nakal sayapun tidak kehabisan akal untuk mendapatkan uang saku, sayapun meminta nenek saya setiap hari untuk uang saku saya, hingga suatu hari ayah saya tahu dan meminta nenek saya untuk tidak memberi uang saku lagi. Dan alangkah terkejutnya ketika dibulan berikutnya uang saku saya untuk bulan berikutnya dipotong sejumlah uang yang telah diberikan oleh nenek saya, kejam, kata itu yang saya alamatkan kepada ayah saya saat itu. Dibulan berikutnyapun saya harus pandai- pandai mengaturnya, uang yang saya dapat untuk satu bulan saya tukarkan dengan pecahan kepada ibu saya untuk saya bagi rata selama 30 hari dan saya kunci di laci kemudian kuncinya saya titipkan kepada ibu saya. Dengan begitu sama saja saya setiap hari saya mendapatkan uang saku yang sama dengan teman- teman saya walaupun saya melalui proses berfikir sendiri bagaimana caranya supaya uang itu dapat saya pakai selama satu bulan. Suatu pendidikan perencanaan yang baru saya sadari setelah saya beranjak dewasa, betapa saya berterima kasih telah diberi pejaran berharga dalam hidup saya bahwa segala sesuatu harus direncanakan dan selalu mempersiapkan diri untuk hal dimasa depan karena masa depan adalah misteri yang hanya Allah yang mengetahuinya.   

    Sebuah kalimat bijak mengatakan " kita adalah apa yang kita fikirkan adanya kita sekarang adalah hasil pemikiran kita dimasa lalu, dengan fikiran kita, kita jadikan dunia kita " , dalam arti kalimat saya seperti pelajaran yang diajarkan oleh ayah saya, masa depan itu misteri dan seharusnya masa depan itu harus kita fikirkan mulai saat ini dan kita rencanakan bagaimana keadaan kita dimasa depan saat ini juga serta jangan lupa melakukannya mulai saat ini juga hasilnya serahkan kepada Allah SWT. Atas dasar inilah setiap saya menginginkan sesuatu sebagai tujuan yang ingin saya capai maka saya akan selalu merencanakan dengan matang segalanya, setiap hal yang saya inginkan selalu saya gambarkan saya detailkan dan saya rasakan kenikmatan ketika saya berhasil mewujudkan impian saya itu. Buat saya tujuan saya tidak boleh masuk akal, akan tetapi cara saya mencapainya harus masuk akal.

     

    Didalam kehidupan setiap manusia dikaruniai Allah berupa otak yang terdiri atas otak kanan dan otak kiri, otak kanan lebih berfungsi sebagai otak imajinasi menggambarkan keinginan manusia tanpa batas serta tidak ada sekat sekat baginya, buat otak kanan segala sesuatu yang dia imajinasikan tidak bisa dibatasi oleh apapun baik ruang dimensi dan waktu , dia tidak mengenal yang namanya ketidak mungkinan. Satu alasan kenapa didunia ini banyak orang hidup tanpa arah yang jelas dikarenakan imajinasi kehidupannya kurang atau bahkan tidak ada, dalam bahasa lain otak kanannya jarang difungsikan, makanya banyak jargon orang bule mengatakan bahwa otak kanannya orang Indonesia kalo dijual paling mahal kenapa demikian karena " jarang digunakan ". Otak kiri kita sebenarnya berfungsi sebagai pendukung utama imajinasi dari otak kanan kita dengan otak kirilah imajinasi otak kanan akan bisa direalisasikan karena otak kiri kita mampu mendetailkan langkah yang akan kita lakukan serta mampu mengantisipasinya apabila langkah kita melenceng dari imajinasi kita . Otak kanan dan otak kiri kita harus kita fungsikan seolah sepasang  kekasih yang sedang di mabuk cinta , masing- masing saling melengkapi dan masing- masing memiliki peranan untuk mewujudkan sebuah tujuan. Dua hal yang paling saya syukuri di dunia ini adalah saya diberikan orang tua yang luar biasa mengajarkan bagaimana saya harus merencanakan kehidupan ini dan yang kedua adalah karunia otak kanan dan kiri yang lengkap, bentuk rasa syukur saya adalah saya memanfaatkan keduanya itu untuk lebih berguna buat diri saya pribadi, keluarga serta untuk orang banyak.

     Setiap orang pasti memiliki impian dalam hidupnya tetapi tidak setiap orang mampu mewujudkan impian itu. Kenapa tidak semua orang mampu mewujudkan impiannya karena kurang fokus terhadap impian, perencanaan yang kurang detail, tindakan yang tidak mencerminkan terwujudnya sebuah impian. Alasan kenapa bagian ini berjudul " rumahku perencanaan fikiranku " karena saya ingin menunjukkan betapa perencanaan begitu punya peranan penting dalam kaitannya mewujudkan suatu impian. Perencanaan adalah gambaran masa depan yang akan kita bangun kedepan keadaan kita bagaimana dan seperti apa kita kedepan. Pada bagian ini saya ingin menunjukkan detail bagaimana saya membangun impian sebuah rumah yang dari awal saya bangun dari imajinasi saya dan saya kerjakan dengan langkah- langkah yang detail serta monitoring yang ketat. Inilah satu impian yang modal awalnya hanya sebuah impian, tekad kuat ,keyakinan akan kemampuan diri serta pertolongan dari Allah SWT.



      Pada pertengahan 2010 saya mempunyai keinginan untuk memiliki rumah yang sederhana saja yang penting nyaman buat aktifitas keluarga. Tetapi dalam benak saya saat itu kenapa harus sederhana kalau saya bisa yang lebih dari itu, dalam perencanaan inipun saya berusaya memaksimalkan otak imajinasi saya , saya menginginkan rumah dengan berbagai macam gabungan tipe-tipe rumah yang biasanya tidak bisa terpenuhi oleh rumah yang biasa disediakan oleh pengembang. Saya menginginkan sebuah rumah yang bisa mencerminkan tingkat budaya baik yang saya sukai serta bisa mengakomodir semua kebutuhan keluarga saya, mungkin kalau ada yang bertanya jenis rumah apa dan tipe bagaimana rumah saya, amat sulit saya menjawabnya . Atap sebagai pelindung utama dari panas dan hujan saya buat seperti rumah adat jawa yang mencerminkan bahwa kami adalah orang yang akan mendidik anak-anak kami dengan adat orang jawa yang mempunyai ciri sopan santun dan kesopanannya, pada sebagian sisi atapnya saya sengaja buat terbuka sehingga pada saat malam hari ketika bintang-bintang serta bulan menampakkan dirinya saya dan keluarga akan bisa menikmati keindahanya serta mengagumi maha karya sang pencipta sehingga selalu mengingatkan saya dan keluarga untuk tetap terus bersyukur atas nikmat- nikmatNya . Pada bagian dindingnya saya menginginkan banyak udara yang masuk sehingga sirkulasi udara menjadi lancar sehingga kebutuhan akan udara sehat akan selalu terjaga sehingga aktifitas tidak terganggu sehingga saya pilih tipe rumah tropis yang pada sisi-sisinya banyak dinding terbuka serta penggunaan ruang hijau sekitar 30 persen dari keseluruhan luas tanah yang dipakai, sekaligus sumbangsih saya terhadap keseimbangan ekosistem buat bumi kita ini. Pembaguan ruangpun saya detailkan berdasarkan fungsi hobi serta kegunaan sehingga semua kebutuhan keluarga saya dapat dipenuhi, ruang tidur saya desain berdasarkan kesukaan masing- masing , mulai dari kecintaan istri saya terhadap budaya jepang maka desain dari ruang tidur sayapun memakai desain interior ala jepang. Anak pertama saya yang sangat menyukai petualangan laut sayapun mendesainya seolah ruang tidurnya ada ditengah samudra lengkap dengan tempat tidur berupa perahu, begitu juga anak kedua saya yang sangat suka sekali dengan mobil- mobil Formula 1 saya desain seolah-olah dia ada ditengah- tengah sirkuit lengkap dengan tempat tidur sebuah mobil ferrarinya. Salah satu ruangan disisi ataspun saya fungsikan sebagai ruang musik lengkap dengan karaoke karena kedua anak saya memang sangat menyukai musik serta mengembangkan bakat anak pertama saya dalam memainkan alat musik piano klasik. Sebagai manusia ciptaan Allah ada kewajiban buat saya untuk menyediakan sebuah ruang untuk tempat ibadah dengan desain ala budaya arab lengkap dengan hiasannya supaya bisa merasakan kekhusukan dalam beribadah. Dengan gambaran seperti itu saya datang kepada teman arsitek saya untuk mendesain rumah tersebut sehingga saya bisa menggambarkan secara jelas dan kasat mata untuk membantu saya melihat detail dari rumah tersebut dan setelah jadi saya bukan hanya bisa membayangkan saja tapi juga bisa melihat secara jelas rumah itu kelak akan seperti apa. Pendetailan sebuah impian saya pandang sangat perlu dan menentukan karena dengan melihat sebuah rencana impian sudah tidak memerlukan imajinasi yang kadang kita perlu berkonsentrasi untuk menggambarkannya. Dengan menggambarkannya saya bisa terus termotivasi setiap saat apabila saya melihat gambar tersebut , saya akan bisa dengan mudah mengelola emosi saya serta semangat saya dan yang terpenting adalah saya dengan sangat mudah merasakan bagaimana nikmatnya ketika rumah saya itu benar- benar menjadi kenyataan.


   
 
   Perencanaan berapa jumlah dana yang dibutuhkan dalam pembanguan rumah saya merupakan konsentrasi saya selanjutnya karena akan sangat menentukan berapa lama saya harus mencapai nilai itu. Rencana Anggaran Biayapun telah jadi dan mendapatkan satu nilai yang cukup fantastis buat saya 3,3 Milyar satu nilai yang harus saya capai dalam kurun waktu tertentu. Dalam menentukan berapa lama waktu yang saya butuhkan saya perlu melihat berbagai macam sudut pandang, mulai dari kekuatan yang saya miliki saat itu dibisnis ini dan berapa percepatan yang saya butuhkan sehingga target pemenuhannya tidak terlalu lama. Karena setiap target yang terlalu lama akan membuat saya menjadi malas mencapainya dan apabila terlalu cepat saya akan merasa terlalu berat sehingga bisa- bisa saya membabi buta dalam mencapainya. Dalam setiap apa yang saya targetkan, saya tidak ingin terbebani dan saya juga tidak ingin target itu membuat saya santai dalam mencapainya, dalam artian saya ingin melakukan segala sesuatu berdasarkan porsinya dengan memperhatikan percepatan yang harus saya lakukan supaya saya dapat mencintai proses yang harus saya lalui.

    Setiap impian yang saya targetkan dalam mewujudkannya selalu saya mulai dari nol, artinya setiap impian saya dalam pemenuhannya dimulai dari waktu yang saya tentukan dan modalnya adalah nol, hanya kekuatan SDM yang saya miliki saat itu. Dengan hitungan yang cukup cermat berdasarkan kekuatan yang saya miliki dan percepatan yang saya inginkan ketemulah suatu jangka waktu yang saya tentukan yaitu 19 bulan dimulai dari januarai 2011. Pertama yang saya lakukan adalah melihat tingkat Closssing Power Indeks (CPI ) yang saya miliki dikantor tempat saya bekerja, dari CPI ini saya perhitungkan berapa staff , manager , appointment , serta penambahan baik staff , manager , ataupun appointment yang harus ditambah setiap bulannya . Semua saya perhitungkan dengan cermat hingga sampai target waktu 19 bulan kedepan. Detail rencana 19 bulan itulah sebagai acuan saya setiap bulannya yang akan menjadikan ukuran apakah target saya berjalan sesuai waktu, lebih cepat atau lebih lambat dari waktu yang saya tetapkan. Pengetahuan sewaktu kuliah di FTUI memberikan kemudahan saya menganalisa sebuah tingkat pekerjaan apakah sesuai standart waktu , dibawah standart atau melebihi standart yang saya tentukan sehingga lebih mudah untuk mengontrolnya dan lebih mudah juga dalam membuat evaluasi dan langkah- langkah yang akan diambil selanjutnya. Kurva S yang saya kenal di mata kuliah menejemen proyek ini sangat membantu dalam keinginan mewujudkan target impian saya.

 

      Semua perencanaan sudah selesai, sayapun mulai fikirkan langkah untuk mewujudkannya. Hal penting setiap saya mempunyai impian adalah saya selalu memberitahukan kepada orang- orang yang saya kenal, seluruh staff-staff saya di kantor maupun dikantor lain dimana saya sering memberi materi dan saat memberi materi itu saya selalu tunjukkan inilah impian saya rumah seharga 3,3 Milyar yang harus saya wujudkan selama 19 bulan kedepan. Bukan tanpa maksud kenapa saya harus menujukkan kepada siapapun yang saya kenal apa yang menjadi impaian saya dalam jangka waktu tertentu itu, hal ini disebabkan saya ingin memberikan suatu daya ungkit yang kuat pada diri saya betapa malunya saya kalau impian saya itu tidak terwujud pada waktu yang telah saya tetapkan, karena terlanjur saya sudah tunjukkan dan beritahukan impian itu kesemua orang. Saya ingin setiap saat selalu pada jalur yang tepat dan selalu memonitor sejauh mana tercapainya. Seringnya saya beritahukan impian saya itu sekaligus juga untuk lebih membuat perasaan saya bagaimana nikmatnya kalau impian saya itu terwujud dan betapa bangganya saya kalau terwujud sesuai dengan waktu yang telah saya tentukan. Intinya dengan sering saya beritahukan kepada banyak orang ikatan emosional antara saya dengan impian saya selalu terjaga.

     Monitoring terhadap realisasi hasil setiap bulannya adalah bagian strategi yang saya lakukan berikutnya , proses ini saya lakukan dengan membandingkan antara hasil yang saya capai dengan kurva perencanaan yang saya buat, saya selalu mengamati apakah hasil yang saya capai sudah sesuai dengan yang saya rencanakan. Hal ini penting supaya setiap saat saya bisa memonitor hasilnya dan memperbaiki prosesnya dengan begitu saya bisa mengambil langkah baik perbaikan maupun langkah percepatan agar hasil yang akan saya capai lebih baik dari perencanaan saya. Terjun dibisnis di bidang marketing pada industri perdagangan berjangka dengan jabatan kepala cabang adalah satu hal yang tidak mudah, setiap saat saya harus menjaga berapa jumlah marketing yang harus ada, jumlah appoinmet yang harus ketemu serta bagaimana strategi untuk mempercepat pencapaian target. Dan yang paling penting adalah koordinasi dengan masing- masing manajer untuk bersama- sama berfikir bagaimana untuk selalu meningkatkan omset yang ada. Semua itu berlangsung hari demi hari dan tak terasa 10 bulan kemudian sudah 70 % lebih saya dapatkan  nilai dari target untuk mewujudkan impian rumah saya . Rumahpun bulan oktober 2011 mulai saya bangun dan prosespun berjalan hingga target sayapun terpenuhi hanya butuh waktu 15 bulan lebih cepat 3 bulan dari yang saya targetkan, satu hasil pemberian Allah yang harus saya syukuri. Rumah semula hanya sebuah imajinasi kemudian tertuang dalam sebuah gambar dan kini sudah berdiri kokoh dan indah sebagai saksi hidup bagi setiap orang yang saya tunjukkan serta perlihatkan impian saya saat itu. Dalam hidup ini hanya simple anda hanya tinggal bermimpi dan mimpi anda haruslah besar karena sesungguhnya Allah maha besar kalau kita bermimpi besar pasti kita akan diberi hal yang besar. Selanjutnya gambarkan impian anda dalam sebuah gambar visual yang anda bisa lihat setiap saat dan setiap waktu agar anda benar- benar mendapatkan ikatan emosional untuk mewujudkannya sehingga anda akan bisa merasakan betapa nikmatnya andai impian anda terwujud dan bisa andai capai sesuai waktu yang anda tentukan. Kemudian anda detailkan kedalam bentuk rencana biaya serta rencana kerja untuk mencapainya, selanjutnya lakukan dengan sepenuh hati , monitor hasil yang sudah anda capai dari waktu ke waktu perbaiki apabila prosesnya ada kekurangan dan buatlah terobosan untuk membuat target tercapai lebih cepat dan yang terakhir serahkan hasilnya pada Allah SWT , insyaAllah apapun yang anda impikan akan dikabulkan olehNya. Selamat Berkarya !!!